Logo PSC Nganjuk

Sedang Memuat...

Pemkab Nganjuk Gelar Boyong dan Sedekah Bumi Hambangun Projo Tahun 2026

05 Jun 2026
111
berita
Pemkab Nganjuk Gelar Boyong dan Sedekah Bumi Hambangun Projo Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan Boyong dan Sedekah Bumi Hambangun Projo Tahun 2026 dengan mengusung tema “Hambangun Projo Berintegritas, Memajukan Negeri”. Rangkaian kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diawali dengan prosesi Bedol Pusaka pada 5 Juni 2026 pukul 18.00 WIB. Dalam prosesi tersebut, pusaka dikeluarkan untuk dibersihkan sebelum diboyong dari Kadipaten Berbek menuju Pendopo Kabupaten Nganjuk pada 6 Juni 2026.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Nganjuk bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam rombongan boyong, Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, MMRS, dengan nomor urut 12. Rombongan Dinas Kesehatan melibatkan 100 personel yang mengenakan pakaian adat Jawa, membawa 20 Payung Mutho dan tombak sebagai bagian dari atraksi budaya. Personel yang terlibat tidak hanya berasal dari internal Dinas Kesehatan, tetapi juga perwakilan dari 20 puskesmas di Kabupaten Nganjuk.

Selain itu, yang turut mencuri perhatian masyarakat adalah atraksi dua ambulans motor PSC 119 yang melakukan manuver berkeliling oleh petugas Athiah Maha Putri dan Siti Qomariyah. Atraksi tersebut kemudian dilanjutkan dengan penampilan tari yang diiringi lagu Jingle CERDIK Germas, Mars Germas, dan Nganjuk Melesat. Penampilan ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Prosesi Bedol dan Kirab Pusaka serta Sedekah Bumi merupakan bagian dari tradisi pembersihan, pencucian, dan arak-arakan pusaka, sekaligus ungkapan rasa syukur yang diwujudkan melalui 20 gunungan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Kegiatan ini menjadi pengingat perjalanan sejarah Kabupaten Nganjuk sekaligus upaya pelestarian budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun.




Ditulis oleh : Siti Qomariyah, S.Kep., Ns